Sabtu, 24 September 2011

Struktur Tumbuhan (3-Tamat) : Bunga, Buah, Biji, dan Umbi

Bunga, Buah, Biji dan Umbi merupakan organ yang sangat penting dalam tumbuhan terutama dalam perkembang biakan atau persediaan makanan.  Bunga tumbuhan berbiji memiliki ciri yang sangat bervariasi dari mulai warna, bau, susunan, sifat kekelaminan, letak, ataupun bentuknya.  Buah adalah merupakan kelanjutan bunga yang biasanya membungkus dan melindungi biji, sedangkan umbi adalah bagian dari tumbuhan yang berfungsi sebagai persediaan makanan.

1.   Bunga
Bunga atau kembang adalah struktur reproduksi seksual pada tumbuhan berbunga (divisio Magnoliophyta atau Angiospermae, "tumbuhan berbiji tertutup"), pada bagian tumbuhan ini terdapat organ reproduksi (benang sari dan putik)
Pada tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae), bunga tersusun dari beberapa bagian meliputi kelopak, mahkota, putik, dan benang sari. Kelopak bunga dan mahkota bunga disebut perhiasan bunga. Warna perhiasan dan aroma bunga serta kelenjar madu berfungsi sebagai alat pemikat agen penyerbuk. Agen penyerbuk dapat berupa serangga, burung atau manusia. Alat kelamin berfungsi menghasilkan sel kelamin. Sel kelamin jantan dihasilkan oleh benangsari, sedangkan sel kelamin betina dihasilkan oleh putik. Kepala putik adalah tempat peristiwa jatuhnya serbuk sari ke kepala putik. Tangkai putik merupakan saluran bagi serbuk sari menuju ovarium.di dalam ovarium terdapat bakal biji yang di dalamnya terdapat sel telur. Dalam ovarium terdapat satu atau lebih bakal biji bergantung pada jenis tumbuhannya. Ovarium sekaligus merupakan bakal buahnya. Untuk melihat struktur bunga secara umum pada tumbuhan biji tertutup (angiospermae) lihat gambar!



Fungsi bunga  
Fungsi bunga secara biologi adalah sebagai wadah menyatunya gamet jantan (mikrospora) dan betina (makrospora) untuk menghasilkan biji. Proses dimulai dengan penyerbukan, yang diikuti dengan pembuahan, dan berlanjut dengan pembentukan biji.
Setiap bakal buah berisi satu atau lebih bakal biji (ovulum) yang masing-masing mengandung sel telur, yang dalam prosesnya bakal biji itu dibuahi melalui suatu proses yang diawali oleh “peristiwa penyerbukan” yakni berpindahnya serbuk sari dari kepala sari (gamet/kelamin jantan/sperma) ke kepala putik (gamet/kelamin betina/sel telur) membentuk zigot yang selanjutnya menjadi buah.  Proses penyerbukan ini terkadang dibantu oleh keadaan alam atau hewan seperti angin, air, serangga, burung, dlsb.
Bagian-bagian dari bunga sempurna adalah :   Kepala putik (stigma),  Tangkai putik (stilus), Tangkai sari (filament, bagian dari benang sari), Sumbu bunga (axis), artikulasi, Tangkai bunga (pedicel), Kelenjar nektar, Benang sari (stamen), Bakal buah (ovum), Bakal biji (ovulum), Serbuk sari (pollen), Kepala sari (anther), Perhiasan bunga (periantheum), Mahkota bunga (corolla), Kelopak bunga (calyx)
Empat bagian utama bunga (dari luar ke dalam) adalah sebagai berikut : Kelopak bunga atau calyx; Mahkota bunga atau corolla yang biasanya tipis dan dapat berwarna-warni untuk memikat serangga yang membantu proses penyerbukan;  Alat kelamin jantan atau androecium (dari bahasa Yunani andros oikia: rumah pria) berupa benang sari; Alat kelamin betina atau gynoecium (dari bahasa Yunani gynaikos oikia: "rumah wanita") berupa putik.

2.    Buah
Buah merupakan organ pada tumbuhan berbunga yang merupakan modifikasi lanjutan atau pertumbuhan sempurna dari bakal buah (ovarium).  Pada umumnya dibedakan dalam dua golongan, yaitu : (a).  Buah Semu atau buah tertutup, yaitu jika buah itu terbentuk dari  bakal buah beserta bagian2 lain pada bunga itu, yang malahan menjadi bagian utama buah ini, sedang buah yang sesungguhnya kadang tersembunyi. (b).   Buah sungguh atau buah telanjang, yang melulu terjadi dari bakal buah, dan jika ada bagian bunga lainnya yang masih tanggal, bagian ini tidak merupakan bagian buah yg berarti.

Salah satu kios buah di Barcelona

Pengertian buah dalam lingkup pertanian (holtikultura) atau pangan adalah lebih luas lagi daripada pengertian buah arti sebenarnya yang biasanya disebut buah-buahan.  Dalam pengertian ini tidak terbatas yang terbentuk dari bakal buah melainkan dapat pula berasal dari perkembangan organ yang lain – setiap bagian tumbuhan di permukaan tanah yang tumbuh membesar dan biasanya berdaging atau banyak mengandung air - (misalnya buah jambu monyet dan nangka), maka untuk membedakannya buah yang sesuai dengan pengertian botani biasa disebut buah sejati.  Tetapi sebaliknya bisa juga buah sejati (dalam pengertian botani) digolongkan sebagi sayur-sayuran seperti : tomat, cabai, kacang panjang, dlsb.


Buah kaya akan zat yang dibutuhkan oleh tubuh manusia (al. vitamin dan mineral), sehingga buah memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai bahan pangan maupun bahan baku industry karena di dalamnya disimpan berbagai macam produk metabolism tumbuhan dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, alkaloid, dlsb.

3.   Biji


Biji (bahasa Latin:semen) adalah bakal biji (ovulum) dari tumbuhan berbunga yang telah masak. Biji dapat terlindung oleh organ lain (buah, pada Angiospermae atau Magnoliophyta) atau tidak (pada Gymnospermae). Dari sudut pandang evolusi, biji merupakan embrio atau tumbuhan kecil yang termodifikasi sehingga dapat bertahan lebih lama pada kondisi kurang sesuai untuk pertumbuhan.
Penyebaran biji agar tidak bersaing dengan induknya maka bentuk dari ‘buah’ yang berisi biji secara alami' menyesuaikan sehingga mudah dibawa oleh angin (ringan atau bersayap), aliran air, hewan atau manusia (dimakan atau menempel pada anggota badan), dan karena suhu (kering-pecah-terlempar).

4.   Umbi
Umbi merupakan satu organ dari tumbuhan yang merupakan modifikasi dari organ lain seperti daun, batang atau akar dan berfungsi sebagai penyimpan zat tertentu (umumnya karbohidrat) sebagai cadangan energi (makanan bagi tumbuhan), dimana bentuk modifikasi ini biasanya berupa pembesaran ukuran dengan perubahan anatomi yang sangat jelas terlihat.


Macam-macam umbi
Secara biologi umbi dibedakan berdasarkan organ dasar yang dimodifikasi, yaitu : (a).  Umbi lapis (latin: bulbus) merupakan umbi yang terbentuk dari tumpukan (pangkal) daun yang tersusun rapat, biasanya dihasilkan oleh famili Alliaceae, Amaryllidaceae, dan Liliaceae,  (b).  Umbi batang (latin: tuber) merupakan umbi yang terbentuk dari modifikasi batang -  dapat dilakukan perbanyakan tumbuhan - biasanya dihasilkan oleh beberapa spesies Solanaceae dan Asteraceae, seperti ubi jalar. (c).  Umbi akar merupakan umbi yang terbentuk dari modifikasi akar - tidak bisa dijadikan bahan perbanyakan – seperti halnya ketela pohon atau singkong.

Kegunaan /manfaat bagi mahluk lain
Kegunaan dari bunga, buah, biji dan umbi bagi mahluk lain (hewan dan manusia) yaitu sebagai sumber makanan, keindahan atau symbol (‘katakan dengan bunga’),  bahan penyebaran tanaman (batang atau biji) pada daerah yang diinginkan, dlsb.

Keterangan gambar : sebagai ilustrasi yang diambil dari internet
Sumber bacaan a.l :  starscientist.wordpress.com ; id.wikipedia.org

TAMAT.

Bacaan sebelumnya : Bagian 2 ; >> Bacaan selanjutnya Selesai

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar