Kamis, 11 Desember 2014

Daun Afrika Selatan dan Khasiatnya.



Dikemas oleh : Isamas54
Daun Afrika Selatan merupakan  bahan  obat herbal yang bermanfaat untuk menyembuhkan bermacam penyakit.

Daun Afrika Selatan (South Africa Leaf), nama latin daun ini belum ditemukan, namun khasiatherba.com menyebut Vernonia Amygdalina, family Asteraceae (aster, daisy atau bunga matahari), banyak tumbuh di kawasan tropikal Afrika.
Di Indonesia belum terlalu memasyarakat, hanya golongan tertentu saja yang sudah sangat familiar dengan tanaman ini.   Belum ada literature atau Jurnal Akademik yang menulis tentang tumbuhan ini.
Di Cina Daun Afrika Selatan ternyata sudah sejak dulu dikenal oleh masyarakat sebagai tanaman obat yang sangat mujarab. Mereka menyebutnya Nan Fei Shu. Di sebagian daratan Cina ada yang menyebut Nan Hui Ye.
Konon tanaman ini dahulu digunakan kalangan petinggi di lingkungan kekaisaran Cina sebagai obat untuk berbagai penyakit. Sehingga para petinggi pada masa kekaisaran Cina banyak yang menanam Nan Fei Shu di halaman belakang rumah.
Di Asia Tenggara sendiri, terutama di Malaysia dan Singapura, sudah banyak sekali digunakan. Sebagian masyarakat Malaysia menyebutnya dengan "Daun Kupu kupu" (butterfly leave).

Kegunaan/khasiat
Mempunyai antioksidan yang baik untuk badan.
Kegunaan yang paling menonjol adalah untuk pengobatan diabetes, hipertensi, mengurangi kolesterol jahat, asam urat, pengerasan hati bahkan kanker hati dan antibiotic/pembuangan racun dari tubuh (detoksifikasi).  Kegunaan lainnya misalnya untuk raumatik, susah tidur/insomia, kesemutan, demam, pusing kepala, menghilangkan flek flek hitam silinder, infeksi/radang tenggorokan, menghilangkan dahak, melancarkan buang airseni, menguatkan fungsi lambung, batuk, menguatkan fungsi paru-paru dan masih ada beberapa lagi, seperti infeksi persendian, menambah nafsu makan, bengkak pada bagian kaki.

Cara pemakaian
Daunnya berasa pahit dan kebiasaannya dimakan sebagai sayur atau dalam bentuk ekstrak cair sebagai tonik bagi merawat pelbagai jenis penyakit.   
Cara-cara lainnya,  yaitu :
1 lembar daun segarnya dikunyah dan diminum airnya setiap hari;
3-5 lembar daun diseduh dengan air panas;
1-2 sdm daun kering diseduh dengan air panas diminum 3 kali sehari; atau
5-7 lembar daun di masak/digodok dengan air.

Penanaman
Dalam ketersediaannya di rumah tentu merupakan kebutuhan sangat penting bagi penderita diabetes, hipertensi dan lainnya.  
Penanamannya tergolong sangat mudah, bahkan bisa dikatakan jauh lebih mudah dari menanam singkong.  Potongan batangnya, tinggal ditancapkan dan langsung tumbuh.  Apa lagi bila potongan batang disimpan dahulu di tempat persemaian sampai keluar akarnya, dengan harapan tumbuh benar2 mendekati 100%.
Penanamannya tidak memerlukan tanah luas, dapat ditanam di halaman yang tidak besar.  Selain itu bisa juga ditanam dalam pot, namun dalam pertumbuhannya akan melambat sehingga diperlukan pot yang ukurannya cukup besar.

Catatan :
(a).  Sampai sekarang belum ditemukan laporan dari penelitian akademis tentang  daun ini, semua didasarkan keterangan atas kesaksian dan pengalaman.
(b).  Tidak dianjurkan.  Beberapa tulisan mengatakan, bahwa konsumsi daun ini tidak dianjurkan untuk wanita yang sedang hamil dan selama mengalami menstruasi. Apa alasannya sangat kurang jelas.
(c).  Kehadirannya di Indonesia ditanggapi sangat positiv oleh banyak pecinta herbal. Bahkan beberapa ahli herbal berpendapat, tanaman ini bisa membuka lembaran baru untuk kemajuan dunia herbal kita. Informasi dari pengguna yang masuk pada kami mungkin bisa membenarkan harapan/pendapat tadi, terutama untuk pederita diabetes, banyak sekali yang cocok dengan herbal ini.
(d).  Tanaman obat lain.  Seperti kita ketahui, sampai saat ini sangat banyak tanaman obat yang biasa dikonsumsi penderita diabetes untuk menurunkan kadar glukosa darah. Kita sebut saja mulai dari sambiloto, brotowali, biji gambas, kunyit putih, mahoni, biji lamtoro, mahkota dewa, sarang semut, daun sukun dan seterusnya (mungkin tidak cukup satu halaman bila disebutkan semuanya).
(e).  Efektifitas.  Penderita diabetes juga mengetahui, bahwa efektifitas herbal-herbal tersebut juga sangat bervariasi. Setidaknya kecocokan terhadap penderita/pemakai sangat berbeda-beda, yang secara umum cukup rendah. Artinya ada yang betul-betuk cocok dengan biji buah apokat sehingga kadar glukosanya bisa terkontrol dengan baik. Tetapi untuk penderita lainnya,”herbal yang sama” kurang bermanfaat atau bahkan dirasanan tidak membantu sama sekali.
(f).  Harapan baru.  Mungkin apa yang diharapkan oleh ahli herbal, bahwa tanaman ini bisa membuka lembaran baru. Karena tingkat kecocokan Daun Afrika Selatan “khususnya untuk diabetes” sangat tinggi.
(g).  Khasiat lain.  Sepertinya daun ini mempuyai beberapa khasiat yang belum diketahui. Tidak sedikit para pengguna dengan sakit kepala hampir setiap hari secara tidak disadari menjadi sembuh setelah menkonsumsinya.  Sehingga yang dahulu mereka selalu menyediakan obat sakit kepala disakunya, sekarang tidak perlu lagi.

Semoga Bermanfaat  

Keterangan gambar : dari internet
Sumber bacaan :  naturindonesia.com dlm forum.kompas.com;  khasiatherba.com 2014/08/23

Tidak ada komentar:

Posting Komentar