Selasa, 01 Februari 2011

Tahun Baru Imlek, Penanggalan dan Shio (Bagian 2).

Penanggalan Tionghoa didasarkan atas gabungan perhitungan peredaran bulan (kalender lunar) dan peredaran bumi mengelilingi matahari (kalender solar). Shio mewakili konsep siklus waktu, tidak seperti konsep waktu Barat yang diwakili dengan bintang-bintang.

Penanggalan Tionghoa
Penanggalan Tionghoa didasarkan atas gabungan perhitungan peredaran bulan (kalender lunar) dan peredaran bumi mengelilingi matahari (kalender solar). Kalender ini selain digunakan sebagai penanda harian juga digunakan untuk perayaan tertentu terhadap musim seperti misalnya Perayaan Tahun Baru sebagai awal musim semi. Kalender Tionghoa pertama kali dikembangkan satu milenium sebelum masehi. Legenda menyebutkan pertama kali ditemukan oleh Kekaisaran Yellow dan ditambahkan sistem kabisat pada jaman Dinasti Yao.
Karena Tionghoa termasuk wilayah sub-tropis maka penanggalan pun mengacu kepada parameter equinox (posisi matahari tepat di khatulistiwa) dan solstice (posisi matahari terjauh di utara/selatan khatulistiwa). Perkembangan selanjutnya dipengaruhi oleh sistem astronomi barat melalui Jesuit dan sistem kalender Gregorian (kalender Masehi yang kita kenal sekarang).
Beberapa aturan perhitungan yang ditetapkan tahun 104 SM masih berlaku hingga sekarang, seperti bulan adalah ‘bulan lunar’, awal hari dihitung mulai saat tengah malam (pukul 00:00) dan winter solstice selalu pada bulan ke 11 (memasuki zodiak Capricorn), serta beberapa aturan dasar lainnya.
Jadi, meskipun penanggalan bulan berdasarkan peredaran bulan namun karena parameter equinox dan solstice di atas, bulan pada kalender Tionghoa selalu tidak jauh beriringan dengan penanggalan Masehi (berbeda dengan kalender Hijriyah yang hanya mengacu ke peredaran bulan saja). Sebagai contoh nyata perayaan Tahun Baru kalender Tionghoa selalu berada di antara akhir bulan Januari hingga minggu ketiga Februari.
Sudah sejak hampir 4.000 tahun SM orang Tionghoa mengenal hari, bulan dan tahun. Mereka juga membagi tahun menurut ciri-cirinya yang membawa pengaruh pada keadaan alam dan manusia, menjadi 12.
Menurut kitab Su Gwan (ensiklopedi Tionghoa), perhitungan hari sudah dipakai sejak pemerintahan raja Hok Hi (Fu Hsi) yang menciptakan Pat Kwa pada tahun 3.957 SM tetapi perhitungan itu tidak memakai dasar penanggalan hari hanya memakai sistem 60 Ka-Ci (satu Ka-ci = 12 tahun).
Ka-ci digunakan sebagai lambang Shio dan juga dihitung menurut bulan, hari dan waktu (si). Dengan menghitung tahun, bulan dan hari menurut perhitungan Ka-ci, hasilnya cocok dengan perhitungan esotheric astrology (Pat Kwa) yang mempergunakan gabungan 10 Thian-kaa dan 12 Tee-ci. Mendasarkan pada perhitungan Ka-ci dari penggabungan Thian-kan dan Tee-ci, Pat-Kwa dapat menetapkan sifat im-yang ( atau lambang pria dan wanita). Lambang ini yang digunakan untuk meramal berbagai macam kejadian di dunia dan alam perbintangan secara tepat. Macam ramalan ini bukan merupakan hal yang mudah dan dapat diketahui oleh sembarang orang. Perhitungan Ka-ci hingga kini masih digunakan, walaupun ramalannya banyak tidak dipahami orang. Perhitungan Ka-ci digunakan untuk dasar penyusunan dan penentuan pergantian tahun, bulan dan hari.

Mulai zaman Dinasti Hsia (2265-1736 SM) dikenal jumlah hari-hari dalam sebulan, yaitu 29 dan 30 hari, dengan bulan In sebagai bulan Cia Gwee (bulan pertama) setiap tahun. Perhitungan ini yang kemudian dikenal sebagai Imlek. Beberapa Dinasti berikutnya mengganti nama bulan Imlek itu, namun setelah tahun 247 sebelum Masehi, Imlek diakui sebagai perhitungan resmi. Setelah perubahan terakhir tersebut, yang dinilai cocok dengan 8 sudut yang diciptakan raja Hok Hi (Fu Hsi) tadi, yaitu 28 perbintangan Tionghoa yang bernama ji cap pat siu dan tanda bintang dalam zodiak astrologi Barat.
Pada Takwin Imlek, bulan panjangnya 29 dan 30 hari. Perjalanan bulan mengelilingi matahari. menurut perhitungan ini membutuhkan waktu 29 hari, 12 jam, 14 menit dan 9 detik. Karena itu untuk menyeimbangkan tahun imlek yang 354 hari dengan tahun Masehi dilakukan penambahan dua hari setiap 3 tahun sekali. Jadilah kalender Tionghoa yang dinamakan bulan Lun atau Lun Gwee.

12 Shio

Latar Belakang
Shio mewakili konsep siklus waktu, tidak seperti konsep waktu Barat yang diwakili dengan bintang-bintang. Kalendar Bulan Tionghoa dibuat berdasarkan siklus dari bulan, dan dibangun dalam format berbeda dari kalendar Barat yang berbasiskan Matahari. Dalam kalendar Tionghoa, awal tahun dimulai antara akhir Januari dan awal Februari. Tionghoa mengadopsi kalender barat sejak tahun 1911, meskipun kalendar lunar (berbasiskan bulan) masih digunakan untuk acara-acara festival seperti Chinese New Year atau yang lebih dikenal dengan Imlek.
Legenda Shio
Menurut legenda tradisional Tionghoa, ke dua belas binatang dikumpulkan dalam satu hari untuk menentukan siapa yang menjadi pemimpin dalam siklus pertahunan. Sang Khalik membuat kontes tersebut: siapapun yang dapat menyeberang sungai akan mendapat giliran pertama, dan sisanya akan mengikuti urutan sesuai dengan kedatangan mereka.
Pada awalnya kedua belas binatang berkumpul di dalamnya termasuk kucing. Kucing memberitahu berita ini kepada teman baiknya si Tikus, dan mereka setuju untuk pergi berdua keesokan harinya. Namun, ketika hari dimana kontes dimulai Tikus tidak membangunkan Kucing, yang sebagai seorang kucing senang sekali tidur sepanjang hari. Maka itu kucing tidak mengikuti lomba dan tidak masuk dalam siklus tahunan shio.
Pada saat kompetesi, tikus yang penuh akal menumpang pada si Kerbau yang kuat dan gagah untuk menyeberangi sungai. Ketika kerbau sudah mau meloncat ke tepian seberang sungai, tanpa sepengetahuan Kerbau, si Tikus meloncat dari punggung kerbau, dan menjadikan dia pemenang kontes. Binatang terakhir adalah binatang malas yaitu Babi yang pemalas, oleh karena itu Tikus menjadi tahun pertama dari siklus shio, dan diakhiri oleh babi tanpa adanya shio Kucing dalam dua belas siklus tahun itu. Dan oleh karena itu juga, menurut legenda, permusuhan antara kucing dengan tikus dimulai dan masih berlanjut sampai sekarang.

Beberapa sifat orang berdasarkan Shio

Tikus - Rat
imajinatif, menyenangkan dan benar benar murah hati terhadap orang yang dicintai. Namun, cenderung mudah marah dan terlalu kritis, juga dikenal sebagai orang yang opportunis. Lahir dalam shio ini, akan senang bekerja dalam sales atau penulis, kritikus atau penerbit.
Lahir dalam tahun : 1924, 1936, 1948, 1960, 1972, 1984, 1996, 2008, 2020...

Kerbau - Buffalo
Dilahirkan sebagai pemimpin, menjadi inspirasi untuk orang di sekitar, memilih metode konservatif dan berbakat menggunakan tangan, sangat mengharapkan segala sesuatu berjalan sesuai dengan pilihan. Shio kerbau akan sangat berhasil sebagai dokter, jendral atau penata rambut.
Lahir dalam tahun : 1925, 1937, 1949, 1961, 1973, 1985, 1997, 2009, 2021...

Macam - Tiger
Sensitif, emosional dan mampu menciptakan cinta yang luar biasa. Namun, memiliki kecenderungan mengambil semua dan menjadi kerasa kepala dengan apa yang dianggap benar; lebih dikenal dengan istilah pemberontak. Shio macan ini sangat cocok sebagai boss, penjelajah, pembalap atau matador.
Lahir dalam tahun : 1926, 1938, 1950, 1962, 1974, 1986, 1998, 2010, 2022...

Kelinci - Rabbit
Orang yang baik, sangat patuh dan menyenangkan. memiliki kecenderungan menjadi sentimentil. Menjadi hati-hati dan konseratif, sangat berhasil dalam bisnis dan juga menjadi pengacara, diplomat atau aktor yang baik
Lahir dalam tahun : 1927, 1939, 1951, 1963, 1975, 1987, 1999, 2011...

Naga - Dragon
Penuh fitalitas dan antusias, Naga adalah individu yang popular meskipun dengan reputasi yang buruk dan 'mulut besar', sangat pandai, berbakat dan perfeksionis namun kualitas ini menjadikan kompeten di lingkungan, sangat cocok sebagai artis, pendeta atau politikus.
Lahir dalam tahun : 1916, 1928, 1940, 1952, 1964, 1976, 1988, 2000, 2012...

Ular - Snake
Kaya di dalam kebijakan dan ramah, sangat romantis dan berpikir dalam dan intuisi memandu dengan kuat. Hindari sikap rakus terhadap uang. Jaga selera humor mengenai hidup. Shio ular biasanya cocok sebagai guru, filosofi, penulis, psikiater dan peramal.
Lahir dalam tahun : 1917, 1929, 1941, 1953, 1965, 1977, 1989, 2001,2013...

Kuda - Horse
Kapasitas dalam bekerja keras sangat mengagumkan, orang yang mandiri, pandai dan ramah, cenderung menjadi egois dan tajam dan harus menjaga diri agar tidak terlalu mementingkan diri sendiri. Shio ini menandakan sukses sebagai petualang, peneliti, puitis atau politikus.
Lahir dalam tahun : 1918, 1930, 1942, 1954,1966, 1978, 1990, 2002, 2014...

Kambing - Goat
Selain sering merasa salah tingkah dihadapan orang lain, Shio Kambing dapat menjadi teman yang menyenangkan, sangat elegan dan artistik namun menjadi yang pertama dalam memberikan komplain apapun. Singkirkan rasa pesimisme dan kekhawatiran dan coba untuk menjadi tidak tergantung terhadap kenyamanan materi, akan cocok sebagai aktor, pengebun atau penata rias.
Lahir dalam tahun : 1919, 1931, 1943, 1955, 1967, 1979, 1991, 2003, 2015...

Monyet - Monkey
Sangat pintar, karena sifat alami yang luar biasa dan personalitas yang menarik, sangat disukai. Monyet, bagaimanapun juga, harus menjaga agar tidak menjadi orang yang oportunis dan tidak dipercaya oleh orang lain. Shio ini menjanjikan kesuksesan disegala bidang yang dicoba.
Lahir dalam tahun : 1920, 1932, 1944, 1956, 1968, 1980, 1992, 2004, 2016...

Ayam - Rooster
Ayam adalah pekerja keras; tegas dalam mengambil keputusan juga jarang mengutarakan pemikiranya. Oleh karena ini, cenderung menjadi ekslusif terhadap orang lain, pemimpi, pemilih busana yang baik dan ekstravaganza. Lahir dalam shio ini dapat bahagia menjadi pemilik restoran, penerbit, tentara atau turis.
Lahir dalam tahun : 1921, 1933, 1945, 1957, 1969, 1981, 1993, 2005, 2017...

Anjing - Dog
Anjing tidak pernah mengecewakan. Lahir dalam shio ini sangat jujur, dan setia orang yang dicintai, selalu merasa khawatir, perkataan yang tajam dan cenderung mencari kesalahan. Namun akan menjadi businessman, aktivis, guru atau polisi yang baik.
Lahir dalam tahun : 1922, 1934, 1946, 1958, 1970, 1982, 1994, 2006, 2018...

Babi - Pig
Teman yang baik, orang yang pintar dengan kebutuhan yang kuat untuk mencapai tujuan apapun, sangat baik, toleran dan jujur namun juga mengharapkan hal yang sama dari orang lain, tentunya hal ini sangat naif. Pencarian terhadap material dapat menjadi kegagalan. Babi akan sangat berhasil dalam bidang seni seperti penghibur atau juga pengacara.
Lahir dalam tahun : 1923, 1935, 1947, 1959, 1971, 1983, 1995, 2007, 2019...

Dengan memperhatikan berbagai fenomena dan perkembangan nilai-nilai di sekitar perayaan Imlek, tentu saja perayaan tersebut hendaknya dilakukan dengan tidak berlebihan atau sesuai dengan kemampuan (a.l fisik dan financial). Sedangkan mengenai ramalan pada tahun berjalan atau untuk tahun-tahun selanjutnya, tentunya seseorang mengharapkan nasib yang lebih baik dari waktu-waktu sebelumnya.

Selamat Tahun Baru Imlek.

Keterangan Gambar : sebagai ilustrasi yang diambil dari internet

Sumber editing bacaan antara lain :
Harian Kompas tanggal 12 Januari 1986, 10 Pebruari 1994, dan 6 Pebruari 2008.
Harian Jurnal Bogor tanggal 19 Januari 2008.
yulian.firdaus.or.id , gemintang.com, antarafoto.com, dan sparklingbuble.multiply.com

Bacaan sebelumnya :  Bagian 1.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar