Senin, 28 Maret 2011

Mengenang Tokoh dan Figur 3 : Elizabeth Taylor, Legendaris Hollywood Itu Telah Tiada


Aktris Hollywood Elizabeth Taylor meninggal dunia pada usia 79 tahun (23/3/2011).  Merupakan aktris Hollywood yang telah berkiprah selama lebih dari setengah abad, tokoh bisnis, dan aktivis.

Aktris Elizabeth Taylor meninggal dunia pada usia 79 tahun di Rumah Sakit Cedars-Sinai Me­dical Center, Los Angeles, AS pada tanggal 23/3/2011.  Setelah dirawat di rumah sakit itu sejak enam minggu lalu karena penyakit gagal jantung.

Kehidupan pribadi
Elizabeth atau lebih akrab disingkat "Liz"-Taylor lahir di London, 27 Februari 1932, dari pasangan asal St Louis, Mis­souri, AS. Pada usia tujuh tahun, ia dan orangtuanya pindah ke Los Angeles, California.
Ketika meninggal, mempunyai 4 orang anak (Michael Wilding, Christopher Wilding, Liza Todd, dan Maria Burton) serta mempunyai 10 orang cucu, dan 4 orang cicit.
Aktris kelahiran London itu menjadi bintang pada usia 12, menikah dan cerai pada usia 18, dewi layar perak pada usia 19, dan menjadi janda (ditinggal mati suaminya) pada usia 26.  Selama hidupnya telah delapan kali menikah termasuk dua kali menikah dengan aktor Richard Burton.

Karir :
Suatu hari, tunangan salah satu bos Universal Studios melihat Liz kecil di galeri seni milik ayahnya. Ia pun diusulkan untuk mengikuti audisi pemeran film layar lebar dan berhasil meyakinkan para petinggi Uni­versal Studios untuk mengontrak dia.
There's One Born Every Mi­nute (1942) adalah film pertama yang dibintangi Liz saat ia baru berusia 10 tahun.


Dua tahun kemudian, ia sudah menjadi bintang setelah bermain dalam film National Velvet (1944).
Sejak saat itu, nama Liz tak pernah turun dari orbit dunia bintang di Hollywood. Selain kualitas akting dan kecantikannya, Liz juga sangat populer karena kehidupan pribadinya yang tak pernah lepas dari sensasi.
Sepanjang kariernya, ia telah membintangi tak kurang dari 70  judul film layar lebar dan film televisi.
la mengoleksi dua Oscar sebagai Aktris Terbaik pada film Butterfteld 8 (1960) dan Who's Afraid of  Virginia Woolf? (1966)
Akhir 1980-an hingga awal 1990-an, Liz dikenal sebagai aktivis kampanye bahaya HIV/AIDS dan mendapat penghargaan khusus Jean Hersholt  Humanitarian Award pada 1993.
Ia mengakui secara terbuka mengidap penyakit jantung pada 2004,

Sisi kehidupan lain
Dunia menangisi kepergian Elizabeth "Liz" Taylor, ratu film Holly­wood yang dianggap telah memelopori bentuk dunia keselebritian yang kita kenal saat ini.  Liz dianggap mewakili puncak zaman keemasan Hollywood sa­at pusat industri film dunia itu memproduksi karya-karya terbaiknya.
Orang bisa saja menganggap remeh prestasi Liz, yang ‘hanya’ meraih dua Oscar sebagai Aktris  Terbaik sepanjang hampir 70 tahun kariernya sebagai bintang film. Namun, pengaruh yang dibawa Liz ke dunia sinema mungkin takkan pernah hilang ditelan waktu.
Sumbangsih artistiknya kepada industri film tak terkira. Dengan karier yang membentang sepanjang hampir 70 tahun dan 50 film, bakatnya telah teruji oleh waktu dan melampaui berbagai generasi pencinta film
Salah satu catatan emas Tay­lor adalah dialah aktris pertama Hollywood yang mendapat ho­nor 1 juta dollar AS untuk berperan dalam satu film saat membintangi Cleopatra (1963), film yang mempertemukan Liz dengan aktor Richard Burton, yang kelak ia nikahi hingga dua kali. 
Mungkin hanya Marilyn Monroe seorang yang bisa menandingi Liz dalam memberikan pengaruh begitu besar bagi dunia sinema dan.budaya
Kepergian Liz menandai semakin sedikitnya generasi actor dan aktris Hollywood yang mewakili zaman keemasan perfilman Amerika pada dekade 1920 hingga 1950-an, beberapa artis dari era itu yang masih hidup adalah Kirk Douglas (94), Olivia de Havilland (94), Lauren Bacall (86), Julie Andrews (75), Doris Day (88), dan Debbie Reynolds (78).
Ucapan dukacita mengalir dari seluruh dunia atas keper­gian Liz Taylor, Pasangan suami-istri Bill dan Hillary Clinton menyatakan, Liz meninggalkan jejak yang akan terus hidup di hati banyak orang di seluruh dunia."
Sementara itu, penyanyi Barbra Streisand menyatakan, ke Liz adalah "akhir suatu era”

Wawancara Terakhir Elizabeth Taylor
Elizabeth Taylor, yang meninggal dunia Rabu (23/3) di usia 79 tahun, memberikan wawancara terakhir dengan UsMagazine.com di akhir 2010.  Ketika mempromosikan parfumnya Violet Eyes, pemenang piala Oscar itu berbagi dengan UsMagazine.com tentang 25 hal yang tak diketahui tentang dirinya:
1. Sebelum aku main film, aku jualan jeruk limun di Sotuhern California.
2. Ketika Jos Eber di luar kota, aku suka memotong rambutku dan rambut orang lain.
3. Aku tergila-gila pada "Law & Order", dan aku sudah lihat semua episodenya. Putra-putriku dan Mariska Hargitay, aktris cemerlang, main bersama sebagai anak-anak.
4. Aku memeluk agama Yahudi di tahun 1959.
5. Nama Yahudiku Elisheba Rachel.
6. Kuda pertamaku namanya Betty.
7. Aku tak pernah pacaran sampai usiaku 16 tahun.
8. Kakiku terlalu pendek.
9. Film yang membuatku paling bangga adalah "Who's Afraid of Virginia Woolf?"
10. Aku tak pernah sehari pun tanpa perfum.
11. Aku mimpi merancang parfum 25 tahun sebelum akhirnya aku berhasil.
12. Aku suka jus blood-orange
13. Kenanganku yang paling pertama adalah rasa sakit.
14. Aku masih merasa patah hati karena Richard (Burton) tak pernah meraih piala Oscar.

15. Sejujurnya aku tak khawatir menjadi tua.
16. Aku tak pernah mencoba akting sampai "A Place in The Sun"
17. Aku merasa muak dengan banyaknya kabar isapan jempol tentang diriku yang dianggap sebagai fakta.
18. Orang-orang di Twitter memberi nama minyak wangi baruku, Violate Eyes.
19. Aku tak pernah belajar akting, walau banyak orang merasa aku perlu belajar.
20. Di usia 20-an, aku hampir buta dan kehilangan kakiku. Aku masih memiliki keduanya hingga kini.
21. Keberanian merupakan dewa bagi semua aktor
22. Aku benci dipanggil Liz karena terdengar seperti "hiss" (mendesis)
23. Aku percaya kita bisa dekat dengan Tuhan di mana saja.
24. Anjingku Delilah jatuh cinta dengan kucingku Fang.
25. Keluargaku dan orang-orang yang menderita HIV/AIDS adalah hidupku.

Keterangan Gambar : sebagai ilustrasi yang diambil dari internet
Sumber editing bacaan :Harian Media Indonesia tgl. 24 Maret 2011,  Kompas tgl. 25 Maret 2011, dan id.omg.yahoo.com

Tokoh dan figur sebelumnya : Walt Disney, Benazir Bhuto, Putri Diana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar