Minggu, 04 Desember 2011

Runtuhnya Jembatan Gantung Kutai Kartanegara Kaltim (Bagian 2-Tamat).

Dikemas oleh Isamas54
Pemerintah mesti membuka seterang-terangnya siapa pihak yang bertanggung jawab dalam kasus ini, ataukah ini hanya sebuah musibah? Sehingga kesalahannya bisa ‘ditanggung renteng’ saja.

Penanggung jawab


Menurut Kementerian Pekerjaan Umum : Kontraktor jembatan Mahakam II yang dikenal sebagai Jembatan Kutai Kartanegara masih memiliki tanggung jawab terhadap konstruksi dan pemeliharaan jembatan itu. Di luar urusan pemeliharaan itu, kontraktor juga masih harus bertanggung jawab atas jaminan konstruksi bangunan selama masa 10 tahun. Jadi kontraktor mestinya ikut bertanggung jawab.
Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia /Gapensi) : Runtuhnya jembatan yang mempunyai peran penting dalam perekonomian di Kalimantan Timur itu tidak serta menjadi tanggung jawab kontraktor.
PT Hutama Karya menyatakan : (a).  telah mengirim tim menginvestigasi atas ambruknya jembatan dengan panjang 710 meter itu karena dia yang membuat jembatan itu sehingga harus melakukan penyelidikan juga. (b).  Pemerintah harus segera mengumumkan dan membuka sejelas-jelasnya hasil investigasi siapa pihak yang paling bertanggung jawab dengan ambruknya jembatan gantung simbol kejayaan Kutai Kartanegara itu, karena bila tidak diumumkan akan berdampak negatif pada kontraktor yang membangun jembatan itu. Umumnya, orang paling cepat menunjuk hidung siapa yang bangun jembatan itu dan tentunya kontraktornya yang disalahkan.(c).  Padahal setelah jembatan dibangun ada pihak-pihak yang perlu ikut bertanggung jawab dalam menjaga dan memeliharanya seperti perusahaan yang ditunjuk untuk melakukan perawatan, termasuk dinas yang mengatur kendaraan yang melintas di jembatan itu.

Bupati Kutai Kartanegara – putri Syaukani Hassan Rais - Rita Widyasari – mengungkapkan (nasional.vivanews.com, 28/11/2011) : (a). sebelum jembatan runtuh pihaknya sudah meminta jembatan ditutup selama 21 hari terkait proyek perawatan, kenapa tak dilakukan penutupan.  Mereka menyebutkan bahwa penutupan belum dilakukan karena belum tahap pengerjaan. (b).  pelaksana proyek pihaknya sudah melakukan sesuai dengan mekanisme dimana lelang digelar dan pemenangnya adalah perusahaan, PT Bukaka Tekhnik Utama dengan item hanya rehab jembatan. (c). Mengenai keproyekan menyerahkan sepenuhnya ke polisi yang sepengetahuannya sudah ada tiga orang yang telah diperiksa polisi. (d).  ketika proses pengencangan baut itu apakah sudah masuk tahap pengerjaan atau belum, tapi bagi mereka itu (pengencangan) masih  belum proses jadi tak ditutup. (e).  ketika ke rumah sakit dan sempat bertanya dengan korban selamat dimana mereka melihat pekerja melakukan pengerjaan di sekitar baut jembatan

Sanggahan kontraktor
Menurut kontraktor : (a).  Bila belum terbukti tapi sudah ada pihak yang menyalahkan kontraktor, bagaimana perusahaan-perusahaan kontraktor kita dipercaya lagi untuk membangun infrastruktur di Indonesia, padahal kontraktor ini sedang berusaha menjadi raja di negeri sendiri dan berusaha bisa merambah ke mancanegara. (b).  Saat ini  tercatat ada 150 perusahaan kontraktor asing yang membangun proyek-proyek infrastruktur di Indonesia, diantaranya hanya tujuh perusahaan /kontraktor Indonesia yang bisa merambah mancanegara (4 BUMN dan 3 swasta).  (c).  Bisa saja penyebab runtuhnya Jembatan Kutai Kartanegara ada di tangan kontraktor, karena tidak menutup kemungkinan ada pengurangan bahan-bahan dalam pengerjaan proyek itu. Tapi sekali lagi, pemerintah mesti membuka seterang-terangnya siapa pihak yang bertanggung jawab dalam kasus ini

Perawatan jembatan
Menurut Dirjen Bina Marga-Kementerian PU (28/11/11) : (a).  meski sudah berusia 10 tahun ternyata belum ada petunjuk teknis /juknis mengenai perawatan jembatan yang menghubungkan Kota Tenggarong dan Tenggarong Seberang itu.  Juknis perawatan yang ada untuk bentang jembatan gantung yang kecil-kecil, sedangkan yang bentang besar dalam tahap penyelesaian. (b).  Meski demikian, perawatan jembatan sudah dilakukan secara periodik oleh Pemda Kutai Kartanegara dan dikoordinasikan dengan Kementerian PU. Ketika jembatan itu runtuh, sedang ada kegiatan pemeliharaan yang mestinya jembatan ditutup untuk arus lalu lintas, namun, karena belum ada juknis mereka lalai. (c).  Kalau sudah ada pergeseran baru dilakukan perawatan, itu bukan perawatan lagi namanya."

Korban

Robohnya jembatan itu menewaskan 11 orang, melukai puluhan orang lainnya, serta 34 orang hilang. Selain itu, 10 motor dan 15 mobil ikut jatuh (data sementara).  Untuk hal ini Pemerintah Daerah Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, menegaskan akan menanggung seluruh biaya perawatan korban runtuhnya jembatan Kartanegara, Tenggarong (www.tempo.co, 27/11/2011).
Selain itu pencarian korban terus dilakukan.

Perekonomian
Ketua Gapensi (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia) -28/11/2011- menilai : (a). runtuhnya jembatan yang mempunyai peran penting bagi perekonomian di Kaltim. (b).  tidak serta menjadi tanggung jawab kontraktor yang tugasnya hanya membangun dan mereka terpilih sudah melalui prosedur yang disyaratkan, yakni mesti memiliki grade tujuh, al. berpengalaman membangun proyek-proyek besar dan memiliki peralatan memadai dan canggih. (c).  Semestinya hal itu tidak terjadi bila pemeliharaan rutin dilakukan, yakni minimal setahun sekali. (d).  Kalau sudah ada pergeseran baru dilakukan perawatan itu bukan perawatan lagi namanya tapi perbaikan. (e). 
diperkirakan akibat kendaraan yang melintasi Jembatan Kutai Kartanegara itu kelebihan beban, coba dicek ke Dinas Perhubungan Darat apakah mereka melakukan pengetatan kendaraan yang melintas.

Penyelidikan

Gubernur Kaltim menegaskan : harus ada yang bertanggung jawab atas ambruknya jembatan itu.
Wakil Ketua KPK : mendorong BPK melakukan audit atas jembatan itu, dimana dari audit investigasi itu, bisa dilihat ada atau tidaknya indikasi penyimpangan. hasil audit disalurkan ke penegak hukum salah satunya KPK.
Kementerian PU menegaskan : kontraktor  Jembatan Mahakam II ini masih memiliki tanggung jawab terhadap konstruksi dan pemeliharaan dari proyek yang dikerjakannya.

Sekarang,  keadaan jembatan sudah runtuh, terdapat beberapa korban jiwa, korban materi relatif besar, terganggunya jalur perekonomian, serta tim penyelidik sedang berupaya menyelidiki penyebab ambruknya jembatan dan siapa pihak yang paling bertanggung jawab.
Mudah-mudahan sebagai pembelajaran lagi dimana saat ini masih banyak jembatan serupa yang tentunya memerlukan perhatian lebih lanjut, supaya tidak ada “Jembatan Ambruk Episode Dua”.

TAMAT

Bacaan sebelumnya :  Bagian 1

Keterangan gambar : sebagai ilustrasi yang diambil dari internet
Sumber : berbagai sumber seperti tercantum dalam tulisan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar